Lisensi

Copyright

Copyright adalah hukum negara yang mengatur penyalinan karya cipta. Itulah copyright dalam bahasa paling lugu, karena copy = salin, menyalin; right = hak. Dalam bahasa hukum di Indonesia, copyright diartikan hak cipta. Copyright mengatur perbuatan menyalin suatu karya yang dilakukan oleh pihak lain terhadap pencipta karya. Dan uniknya copyright ini terjadi secara otomatis. Ada sebuah kumpulan hukum yang disebut Intellectual Proprty Rights (IPR), yang didalamnya terdapat setidaknya 4 (empat) hukum lain, yaitu:

  1. Copyright Law (hak cipta).

  2. Patent Law (hak paten).

  3. Trade Secret law (rahasia dagang), dan

  4. Trademark Law (merk dagang).

Dari keempat hukum ini, hanya copyrightlah yang terjadi secara otomatis. Selainnya harus melalui pendaftaran terlebih dahulu ke negara untuk memperoleh hak yang dimaksudkan.

Lisensi

lisensi secara umum dapat diartikan sebagai pemberian izin, hal ini termasuk dalam sebuah perjanjian. Definisi lain lisensi adalah pemberian izin dari sang pemilik barang/jasa kepada pihak yang menerima lisensi untuk menggunakan barang atau jasa yang dilisensikan. Namun ada yang mengatakan lisensi adalah surat izin tertulis yang diberikan oleh copyright holder kepada pihak lain, untuk pengecualian hak mutlak yang tadinya hanya dipegang oleh si copyright holder. Copyright holder disini adalah pemegang hak cipta.

Macam-macam lisensi:

lisensi atas hak kekayaan intelektual

salah satu jenis lisensi adalah lisensi atas hak intelektual, misalnya perangkat lunak komputer. Pemilihan lisensi memberikan hak kepada pengguna untuk memakai dan menyalin sebuah perangkat lunak yang memiliki hak paten kedalam sebuah lisensi.

Lisensi atas hak intelektual biasanya memiliki beberapa pasal atau bagian didalamnya, antara lain syarat dan ketentuan (term and condition), wilayah (territory), pembaruan (renewal) dan syarat-syarat lain yang ditentukan oleh pemilik lisensi.

Syarat dan ketentuan (term and condition)

Kebanyakan lisensi dibatasi oleh jangka waktu emakaian. Hal ini untuk melindungi kekayaan intelektual dari pemilik lisensi, karena sering atau adanya perubahan kondisi peratuaran pemberi lisensi / pasar. Hal ini juga melindungi pemilik lisensi dari pemakaian lisensi dari dengan beberapa alamat IP (Internet Protocol) dalam satu nomor (nomor seri) untuk satu jenis perangkat lunak.

Wilayah

Pembatasan wilayah adalah batas pemakaian produk untuk digunakan dalam satu wilayah atau regional terbatas (tertentu). Sebagai contoh, sebuah lisensi produk atau jasa untuk daerah regional “Amerika Utara” (Amerika Serikat dan Kanada) tidak dapat di pakai di Indonesia (regioanl Asia Tenggara), begitu juga sebaliknya.

Lisensi massal

lisensi masal perangkat lunak adalah lisensi dari pemilik ke perorangan untuk menggunakan sebuah perangkat lunak dalam satu komputer. Rincian lisensi biasanya tertuang dalam “kesepakatan lisensi pengguna tingkat akhir” (End User License Agreement (EULA)) dalam sebuah perangkat lunak.

Dibawah perjanjian “EULA” ini pengguna komputer dapat melakukan instalasi perangkat lunak dalam satu atau lebih komputer (tergantung perjanjian lisensi).

Lisensi merk barang / jasa

Pemilik barang atau jasa dapat memberikan izin (lisensi) kepada individu atau perseroan agar individu atau perseroan tersebut dapat menjual mendistribusikan (menjual) sebuah produk atas jasa dari pemilik barang atau jasa dibawah sebuah merk dagang.

Dengan pemakaian lisensi tipe ini, pemakai lisensi dapat menggunakan (menjual atau mendistribusikan) merk dagang atau jasa di bawah sebuah merk dagang tanpa khawatir dituntut secara hukum oleh pemilik lisensi. Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat memakai deesain dan teknologi sebuah produk atas jasa yang berasal dari suatu negara dan dipasarkan dengan memakai nama lain di negaranya sendiri.

Lisensi hasil seni dan karakter

Pemilik lisensi dapat memberikan izin atas penyalinan dan pendistribusian hak cipta material seni dan karakter (misal, Micky Mouse menjadi Miki Tikus).

Lisensi bidang pendidikan

Gelar akademis termasuk sebuah lisensi. Sebuah Universitas memberikan izin kepada perorangan untuk memakai gelar akademis. Misalnya (Diploma I (D1), Ahli Madya (Diploma III (D3)), Sarjana (S1), Magister (S2), Dokotr (S3)).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s