Belajar chmod

Pengertian chmod

Jika anda pengguna linux atau seorang web developer, maka tidak asing lagi dengan kata ini. Bagi anda yang belum tahu apa itu chmod, jangan kawatir karena dalam artikel ini akan menjelaskan apa itu chmod. Chmod adalah kepanjangan dari change mode, yaitu sebuah perintah untuk hak akses/permisions sebuah file atau direktori (folder) kepada owner, group, dan other. Chmod inilah yang membatasi hak akses sebuah file atau direktori dan menjaga keamanannya dari user nakal yang ingin mengakses, mengubah atau membacanya yang bukan haknya.

Cara pembacaan chmod

Hak akses suatu data disimbolkan dengan angka. Jika anda paham dengan bilangan oktal atau biner tentu akan lebih mudah untuk memahaminya…

0 atau – = tidak memiliki hak akses.

1 atau x = hak akses untuk masuk dan mengeksekusi suatu data atau direktori.

2 atau w = hak akses untuk menulis/mengubah suatu data atau direktori.

4 atau r = hak akses untuk membaca suatu data atau direktori.

Jika semuanya di jumlahkan maka hasilnya adalah 7, yang berarti suatu user mempunyai hak penuh akan data atau direktori tersebut.

dalam chmod terdiri dari 4 blok,

blok 1 menunjukkan apakah ia adalah direktori, file, symbolic link, dll.

Blok 2 adalah permision untuk owner / root (pemilik data),

blok 3 adalah permision untuk user group (pengguna),

dan blok yang ke 4 adalah permision untuk other.

 

Cara menggunakan chmod

4+2+1 = 7 (ditulis dalam angka)

rwx = 7 (ditulis dalam huruf)

r-x = 5

r– = 4

folder/direktori

drwxrwxrwx = 777

drwxr-xr-x = 755

d di barisan depan adalah direktori / folder

file

-rwxrwxrwx = 777

-rwxr-xr-x = 755

disini barisan depan menggunakan (-) karena sebuah file, bukan direktori.
Contoh jika ada permision suatu berkas 644 maka itu sebenarnya dapat ditulis dengan 110 100 100 dalam bilangan biner. Setiap grup terdiri dari tiga baris, baris pertama menyatakan permision untuk read, baris kedua menyatak permision untuk write, dan baris ketika menyatakan permision untuk execute. Jika barisnya 1 maka permisioannya aktif jika 0 maka tidak aktif. Contoh 5 = 101, 7 = 111

contoh penggunaan untuk file atau direktori

Contoh untuk file: chmod 755 [nama file]

Contoh untuk direktori: chmod 755 /home/ravaa/folder

Anda bisa menggunakan dengan huruf seperti chmod rwxr-xr-x [namafile], namun akan sedikit memakan waktu jika terburu-buru, sehingga untuk lebih cepatnya anda bisa menggunakan angka seperti contoh diatas dan lebih mudah untuk di ingat.

Jika dalam direktori ada banyak file atau direktori lain dan anda ingin mengubah hak aksesnya, anda bisa menggunakan perintah berikut:

find [direktori] -type f -exec chmod 777 {} \; (ini digunakan untuk file)

find [direktori] -type d -exec chmod 777 {} \; (untuk direktori / folder)

 

chmod ini juga bisa di gunakan untuk menyembunyikan file atau direktori, jika anda memiliki file atau direktori rahasia yang orang lain tidak boleh mengakses, membaca bahkan mengubahnya. Berikut contohnya:

untuk file: chmod 700 [file]

untuk direktori: chmod 700 [direktori]

Dengan ini file anda akan terkunci sehingga orang lain tidak akan bisa membukanya, hanya anda yang memiliki hak akses penuh terhadap file atau direktori tersebut.

Sekian penjelasan dan contoh penggunaan serta pembacaan chmod. Semoga artikel ini dapat membantu anda yang sedang bermasalah dengan hak akses suatu file atau direktori.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s