Kenapa Harus Migrasi ke GNU/Linux?

linux

Ada beberapa alasan orang memilih Sistem Operasi. Ada yang memiliki alasan kalau ini lebih aman, itu lebih mudah, ini lebih cepat dan lain-lain. berikut ada beberapa alasan untuk menguatkan Anda kenapa harus migrasi ke GNU/Linux.

  1. Gratis

    Misalnya kita membeli sebuah barang dengan kualitas yang sama namun harganya berbeda, pastinya kita akan memilih yang lebih murah bukan? Nah, GNU/Linux ini kebanyakan adalah gratis, anda dapat mendownloadnya pada laman dari setiap distro GNU/Linux. Kebanyakan orang tidak tahu kalau kualitas GNU/Linux lebih baik.

    Coba kita hitung jika anda menggunkan Windows asli, kita bicara yang legal. Sampai artikel ini ditulis harga lisensi Windows 10 berkisar $189 US, coba di kurskan sendiri nilainya, belum lagi aplikasi office, multimedia, sudah menghabiskan 3 juta lebih, belum lagi aplikasi yang lain-lain. Jika menggunakan GNU/Linux, kita sudah hemat lebih dari 3 jutaan. Masalah kualitas, banyak sekali orang mengatakan aplikasi di GNU/Linux kurang berkualitas. Mereka belum tau dan belum pernah mencoba bagaimana berkualitasnya aplikasi GNU/Linux yang kompatibel pada semua platform karena mengacu pada standar POSIX. Kebanyakan super komputer yang tersebar di dunia pun menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux. Siapa bilang aplikasi di GNU/Linux tidak mampu menyaingi aplikasi di Windows? Ada LibreOffice yang siap mendampingi anda dalam hal perkantoran. Untuk desain dan editing ada Gimp, Inkscape, Kdenlive, Audacity dll yang memberikan kualitas tidak kalah bagus dengan aplikasi di Windows, tentunya aplikasi-aplikasi tersebut gratis, namun ada juga yang berbayar dengan tambahan fitur yang lebih lengkap. Banyak lagi aplikasi di GNU/Linux yang kualitasnya bagus. Aplikasi di GNU/Linux kebanyakan juga ada untuk platform Windows dan Mac OS, karena bersifat terbuka, sehingga data yang anda buat di GNU/Linux pasti kompatibel dengan yang lainnya.

  2. Free Software

    GNU/Linux adalah free software (Aplikasi bebas merdeka). Berbeda dengan Windows maupun Mac OS yang non-free software (Proprietary software). Free software pasti menyertakan source codenya, kalaupun tidak ada dalam file yang anda download pasti ada pada laman tempat anda download.

    Coba kita lihat Lisensi dari masing-masing sofware antara free software dan proprietary software. Pada free software anda akan kesulitan untuk melanggar lisensinya, karena hampir semua boleh dilakukan pada free software. Bandingkan dengan proprietary, pastinya anda akan kesulitan untuk mematuhinya, karena hampir semua dilarang di sana. Dalam proprietary software kita sangat dilarang untuk mecuri serial number, di Indonesia sendiri banyak sekali orang menggunakan Windows yang di Crack, karena membeli serial number terlalu mahal bagi kebanyakan penduduk Indonesia. Karena banyak yang menggunakan windows yang di crack, rasa bersalah pun mulai hilang karena banyak yang menggunkannya, seolah-olah crack itu adalah hal yang legal, padahal itu adalah ilegal. Berbeda kondisinya dengan GNU/Linux, Sistem Operasinya tidak memerlukan aktivasi, karena gratis dan bebas serta siap untuk digunakan, kita juga tidak memerlukan install driver seperti yang ada di windows, karena driver sudah di include dalam kernel Linux.

  3. Open Source

    Ini adalah salah satu syarat dari free sotware. Sebuah software yang di katakan free karena menyertakan source codenya. Untuk apa? Untuk di kembangkan oleh yang ingin mengembangkannya dan membantu menutup celah keamanan secara masal, bukan terpusat pada pembuat softwarenya saja. Ini juga akan berguna kelak jika suatu saat pengembang tidak mampu meneruskan pengembangan softwarenya karena faktor tertentu, orang lain akan dapat meneruskan pengembangannya. Sehingga tidak ada kata free software bangkrut.

    Selain itu source code yang di publikasikan akan memastikan kalau tidak ada data privasi anda yang di sadap oleh pembuat software tersebut, anda dapat menganalisis dari source code tersebut. Coba tengok Sistem Operasi Windows, data anda semua di pegang oleh Microsoft tanpa terkecuali. Itu adalah privasi anda, namun pihak microsoft memegangnya. Itulah mengapa free software aman dari siapapun termasuk hacker sekalipun.

  4. Scure

    Sudah di singgung di atas bahwasannya free software adalah software yang paling aman. Pasalnya semua celah dapat di tutup dengan cepat oleh developer pembantu lainnya. Anda pun jika sanggup untuk menutup celah keamanan suatu software, sangat diperbolehkan untuk menutupnya dan anda mempunyai hak untuk mempublikasikannya dan membantu orang lain. Oleh karena itu softwarenya pun akan aman dari si pembuatnya juga.

    Aman dari ancaman virus? Ya, free software adalah software yang aman dari ancaman virus dan malware atau semacamnya. Karena virus itu adalah proprietary software yang membatasi akses yang di jangkitnya. Mirip dengan Windowskan? Ya memang karena windows itu sendiri adalah malware. Di dalam Windows terdapat backdoor yang langsung tersambung ke Microsoft, oleh karena itu semua data anda dapat di kontrol oleh pihak Microsoft.

  5. Fast

    GNU/Linux terkenal dengan kecepatannya, bahkan lebih cepat dari pada Windows. GNU/Linux memiliki rancangan kernel yang berbeda dengan Windows. Linux memiliki monolithic kernel, yang berarti itu memegang setiap fungsi inti yang di butuhkan Sistem Operasi, seperti driver, manajemen memori, penjadwalan tugas, dan file system.

    GNU/Linux juga memiliki kompatibilitas yang baik dengan berbagai hardware. Coba kita lihat pada Windows 7 atau 8 atau di atasnya, OS tersebut membutuhkan minimal 1 GB RAM untuk menjalankannya. Sedangkan GNU/Linux adalah OS yang sangat ringan, dan tidak memerlukan kapasitas memori yang besar, memang ada beberapa yang memakan RAM 1 GB, namun itu dapat di hitung dengan jari, bahkan RAM 256 MB pun dapat menjalankan Sistem Operasi GNU/Linux.

    Software di GNU/Linux berukuran kecil, maka tak heran jika GNU/Linux itu ringan dan cepat. Sedangkan pada Windows kebanyakan softwarenya berukuran besar bahkan mencapai beberapa GB. Ini yang membuat GNU/Linux lebih cepat dari pada Windows.

Belajar GNU/Linux tidak serumit yang anda bayangkan. Saya dulu pun beranggapan kalau GNU/Linux itu adalah Sistem Operasi yang sangat rumit. Namun ketika teman saya bermain-main dengan GNU/Linux, saya jadi tertarik dan mencobanya. Tidak ada 1 minggu saya mulai kecanduan karena asyiknya bermain-main di GNU/Linux. Kita dapat mempelajari seluk beluk dari sistem GNU/Linux itu sendiri.

Banyak komunitas yang tersebar di penjuru dunia yang siap membantu anda. Mereka akan sangat senang hati membantu permasalahan anda. Karena dengan adanya free software, jalinan silaturahim akan sangat erat. Kita saling bantu membantu, bahkan sesekali diadakan pertemuan forum yang kadang hanya sekedar ngopi, belajar bersama sampai membuat acara untuk khalayak ramai demi menyebarkan free software dengan tujuan membebaskan dari terjeratnya lisensi.

Mari kita gunakan software yang legal tanpa crack. Media yang halal insyaAllah menghasilkan ilmu yang barakah. Aamiin..

salam open source!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s